GAMBAR BENTUK
Latihan 1
Gambar bentuk merupakan mata kuliah saya di semester 1 pendidikan seni rupa di UNDIKSHA ,Singaraja ,Bali .Dalam menggambar bentuk hal-hal yang sangat perlu kita perlukan adanya kepekaan mata kita dalam melihat suatu benda yang kita amati.Sebelum menggambar bentuk, kita terlebih dahulu mempersiapkan alat dan bahan dalam kegiatan ini.Alat dan bahannya adalah pensil,penghapus,buku gambar(kertas),dan warna, baik cat air atau pun yang sejenisnya.Dalam kegiatan ini pertama yang harus kita latih adalah membuat garis lurus,lingkaran secara berulang-ulang untuk melatih dalam membuat gambar bentuk.Agar kita lebih terbiasa membuat garis sebaiknya latihannya di lakukan dari arah yang berbeda sebagai contoh membuat garis yang dimulai dari kiri ke kanan atau sebaliknya dan dari atas ke bawah atau sebaliknya.
Setelah latihan di atas barulah kita lanjut ke tahap selanjutnya yakni mengamati obyek secara langsung.Sebagai awal latihan,kita mulai menggambar benda seperti contoh gelas.Disini kita harus memperhatikan:
1.bentuk gelas yang simetris atau antara kiri dan kanan haruslah sama besar atau boleh yang asimetris.
2.pengisian terang gelap berupa arsiran pada gambar gelas berfungsi untuk memberi kesan bervolume.Dalam hal ini kita sebaiknya mengetahui darimana cahaya yang mengenai obyek yakni gelas.Agar arsiran yang kita dapatkan bagus sebaiknya diarsir dari tebal ke tipis secara merata(bergradasi) atau sebaliknya sesuai dengan kemudahan kita mengarsir.Selain itu ingat menberi bayangan bentuk obyek pada bagian cahaya yang ditutupi oleh bagian obyeknya.
3.memberi arsiran di bawah obyek untuk memberi kesan berat pada obyek sesuai dengan dari mana cahaya yang mengenai obyek.
4.hapus dengan penghapus arsiran yang dimana dalam obyek tersebut terkena cahaya(hal ini harus disesuaikan dengan apa yang kita lihat).
Sebagai contoh saya tampilkan hasil latihan saya di semester 1 tahun ajaran 2010/2011:
(di poto dengan hp kamera)
Semoga bermanfaat dan selamat berlatih .Pesan saya jangan pernah takut untuk mencoba.Hargai hasil karya dirimu,karena hasil karya diri sendiri merupakan hasil karya yang tidak bisa dibuat oleh orang lain.Itulah yang terbaik ^_^.terima kasih
panca debero
salam manis
Terima kasih atas kunjungan teman-teman ke blog saya.
Semoga menyenangkan dan bermanfaat... keep your smile.
Semoga menyenangkan dan bermanfaat... keep your smile.
Jumat, 18 Februari 2011
Senin, 20 Desember 2010
Mengapa Kita Perlu BELAJAR??????
Pengertian belajar
Cara untuk penambahan pengetahuan baik dari lingkungan akademik maupun dari pengalaman hidup.
Hakekat kejiwaan manusia terwujud dengan adanya kekuatan-kekuatan serta aktivitas-aktivitas kejiwaan dalam diri manusia, yang semua itu menghasilkan tingkah laku yang lebih sempurna dari pada makhluk lain. Tanpa disadari manusia secara tidak langsung telah melakukan suatu perubahan dimana perubahan tersebut terbentuk dari tidak bisa menjadi biasa, tidak tahu menjadi tahu dan seterusnya hingga manusia tersebut menjadi manusia sempurna seutuhnya. Belajar tidak cukup berhenti dalam pencapaian akademis, tetapi kita juga harus mengolah apa yang kita pelajari. Setelah diolah ,selanjutnya disesuaikan dengan konteks kehidupan.Dan terakhir yakni mengaplikasikan/mempraktekkan,mengembangkan,mempertahankan sambil melihat perubahan yang terjadi. Misalnya kita belajar melukis untuk menjadi seorang seniman yang terus berkreasi menciptakan hal-hal baru(kembangkan) dan selanjutnya dijadikan sebagai ilmu baru(pertahankan).Dalam belajar kita tentu mengenal yang namanya sekolah.Di sekolah kita belajar dengan berbagai ilmu pengetahuan yang di wajibkan oleh Negara kita.Padahal kalau kita telusuri lagi sebenarnya belajar itu tidak selamanya harus berada di sekolah atau di lembaga pendidikan.Belajar bisa dimana-mana.Bahkan kita bisa belajar tanpa bayar alias gratis seperti belajar menggambar atau melukis.Kita tentu tidak akan pintar melukis kalau hanya mengandalkan di lembaga pendidikan.Sebaiknya kita belajar juga di luar, baik di lingkungan sendiri atau di lingkungan yang tertentu mendukung dalam kegiatan melukis dan tentu niat dan semangat yang mendukung.Namun niat dan semangat terkadang hilang sehingga pemerintah membuat suatu bentuk persyaratan dan penghargaan kepada yang ingin belajar bersungguh-sungguh yakni berupa surat bukti belajar atau lebih di kenal dengan ijazah yang bisa di pakai sebagai acuan tentang potensi sumber seseorang.
Tujuan belajar
Dalam belajar harus disertai dengan tujuan yang jelas. Ada belajar untuk tujuan hobi misalnya belajar bermain gitar,mengisi waktu luang misalnya menggambar,atau untuk dipakai di dunia kerja yang bertujuan sebagai cara bertahan hidup misalnya belajar memasak. Dengan belajar kita dapat tumbuh berkembang, tidak hanya sekedar melangsungkan kehidupan dalam pekerjaan, tapi kehidupan kita sebagai manusia yang utuh maksudnya kita akan mengalami perkembangan dalam berpikir baik perkembangan yang kearah positip maupun negatif.Selain dapat melangsungkan hidup dengan belajar,kita juga menjaga,memberi,merekreasikan kembali kehidupan untuk terus melakukan regeneresi.Belajar juga merupakan cara kita membaktikan diri kepada hidup,jika pengetahuan yang kita pelajari dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Dalam belajar juga bertujuan untuk bebas berpikir dan untuk bertanya yang di mana harus ada kesadaran, kebutuhan,dan keinginan berubah serta belajar menjadi contoh untuk orang lain misalnya dari pengalaman kita yang dulu diberi contoh kepada generasi selanjutnya untuk di contoh seperti orang tua,guru,dosen,ataupun bisa juga dari sesama teman( seumuran). Belajar juga untuk menganali perubahan fungsi,tanggung jawab ,serta untuk menjadi seseorang yang berkepribadian matang.Selain itu belajar untuk memahami hal-hal baru dengan pengetahuan yang kita miliki.Disini terjadi penyesuaian dari pengetahuan yang sudah kita miliki dengan pengetahuan yang baru.Jadi kita harus mengetahui mana yang harus relevan untuk di pelajari dan harus memperbarui pengetahuan kita karena pengetahuan terus berkembang sesuai dengan zaman.
Manfaat belajar
Manfaat yang didapat dengan belajar kita akan menjadi powerful maksudnya mempunyai suatu kemampuan yang dapat kita gunakan dalam memecahkan suatu masalah dalam kehidupannya sehingga dapat meningkatkan kualitas .Dengan kita dapat memecahkan masalah dalam belajar, dapat juga berkuasa bertindak karena kita memiliki pengalaman dan ilmu pengetahuan dalam kita belajar.Belajar juga dapat mencapai kejayaan sehingga kita pandai dan dapat mencapai masa depan yang cerah.Yang paling utama adalah dapat membalas jasa orang tua yang telah melahirkan kita dan jasa guru yang telah membimbing kita untuk belajar.
Kita harus sadari bahwa dalam belajar akan mengalami yang namanya berhasil dan yang gagal/belum berhasil.Belajar yang belum berhasil itu merupakan pengalaman yang sangat berharga karena hal tersebut akan menjadi suatu cara kita untuk lebih baik sehingga mencapai keberhasilan.Misalnya tentang seorang pelukis yang dulu hasil lukisannya tidak dianggap bagus atau tidak memiliki nilai seni. Ia merasa gagal,namun dengan semangatnya ia terus melukis dan melukis sampai akhirnya suatu ketika ia meninggal karena sakit.Hasil karyanya di pamerkan dan salah satu orang luar negeri mengakui bahwa lukisan pelukis tersebut sangat bagus sehingga harga lukisannya pun menjadi mahal dan diincar oleh kolektor-kolektor seni.Jadi dapat kita maknai dari cerita di atas bahwa jika kita mau belajar tentu kita akan mencapai keberhasilan seperti orang-orang sukses yang memiliki nilai kehidupan yang mendasari kesuksesan mereka tersebut.Dalam belajar ada dua sifat yaitu belajar untuk mengisi rasa ingin tahu karena kita makhluk rasional.Dalam hal ini belajar yang dipacu oleh rasa ingin tahu lebih bagus diresapi oleh orang yang ingin belajar tersebut daripada belajar yang dipaksa.Misalnya tentang seorang anak yang masih duduk dibangku TK (Taman Kanak-kanak).Anak itu ingin tahu sekali tentang ikan yang dijual yang di sekitar ikan terdapat es.Rasa ingin tahu anak kecil itu pun kemudian mendatangi petugas penjaga supermarket sehingga dengan ramah nya petugas itu menjawab bahwa ikan yang di sekitarnya beri es betujuan agar ikan yang di jual tetap segar.Anak itu pun sangat puas dengan jawaban tersebut dan mendapatkan tambahan ilmu. Kedua yakni belajar untuk menuntut perubahan pada diri kita dalam hal kearah yang baik tergantung pada pemahaman masing-masing dan kesepakatan bersama.Dalam hal ini menuntut perubahan perlu adanya niat yang besar, kecintaannya,dan gaya dalam belajar sehingga dalam sifat ini bisa berjalan dengan baik dan bermakna dalam hidupnya.Gaya belajar dalam hal ini adalah kecenderungan seseorang beradaptasi dalam belajarnya baik secara visual,auditory,read,ataupun kinesthetic.
Makna belajar
Makna belajar adalah suatu pencarian ilmu dimana kita mengisi hidup kita untuk suatu hal yang bermanfaat bagi kita.Namun sekarang makna belajar telah hilang.Ada yang mengatakan bahwa belajar itu tidak menyenangkan,dan ada juga mengatakan belajar itu terpaksa.apakah karena terpaksa agar lulus atau terpaksa agar dapat ijazah.Hal ini mungkin karena mereka belajar belum mempunyai tujuan yang akan dicapainya.Seharusnya belajar harus dicintai dan di senangi dengan hal itu proses belajar akan bermakna.
makna kata "belajar" yang menurut pendapat para ahli:
WJS Poerwadarminta, 1953.
...berusaha(berlatih dsb) supaya memperoleh suatu kepandaian.
Ernest R.Hilgard, 1948.
...is the process by which an activity originate or is a change through training procedures ( whether in the laboratory or in the natural environment) as distinguished from change by factors not attributable to training.
Cronbach, 1954.
...shown by a change in behavior as a result of experience.
Harold Spear, 1955.
...is to observe, to read, to initiate, to try something themselves, to listen, to follow instruction.
B.F. Skinner, 1958.
...is a change in performance as a result of practice.
Thomas L. Good & Jere Brophy, 1977.
...is the development of new associations as a result of experience.
Douglas L. Hinzman, 1978.
is a change in organization due to axperience which can effect the organization's behavior.
Witherington
suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian, atau suatu pengertian.
• Suatu perubahan dalam kepribadian sebagaimana dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan-penguasaan pola respon atau tingkah laku baru yg mungkin berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, kemampuan. (Witherington, 1950).
• Belajar itu membawa perubahan (perubahan perilaku, baik aktual maupun potensial),- perubahan itu pada pokoknya adalah didapatkannya kecakapan baru, perubahan itu terjadi karena usaha (dengan sengaja). (Sumadi,1984)
• Moh. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”.
• Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”.
• Crow & Crow dan (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”.
• Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi”
• Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”.
• Gage & Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman
Kesimpulan
Kesimpulannya adalah belajar sangat perlu bagi manusia untuk menjadikan manusia seutuhnya yakni dapat memaknai hidupnya sehingga mengalami perubahan dalam pola berpikir matang untuk memenuhi hidupnya masa akan datang.
Cara untuk penambahan pengetahuan baik dari lingkungan akademik maupun dari pengalaman hidup.
Hakekat kejiwaan manusia terwujud dengan adanya kekuatan-kekuatan serta aktivitas-aktivitas kejiwaan dalam diri manusia, yang semua itu menghasilkan tingkah laku yang lebih sempurna dari pada makhluk lain. Tanpa disadari manusia secara tidak langsung telah melakukan suatu perubahan dimana perubahan tersebut terbentuk dari tidak bisa menjadi biasa, tidak tahu menjadi tahu dan seterusnya hingga manusia tersebut menjadi manusia sempurna seutuhnya. Belajar tidak cukup berhenti dalam pencapaian akademis, tetapi kita juga harus mengolah apa yang kita pelajari. Setelah diolah ,selanjutnya disesuaikan dengan konteks kehidupan.Dan terakhir yakni mengaplikasikan/mempraktekkan,mengembangkan,mempertahankan sambil melihat perubahan yang terjadi. Misalnya kita belajar melukis untuk menjadi seorang seniman yang terus berkreasi menciptakan hal-hal baru(kembangkan) dan selanjutnya dijadikan sebagai ilmu baru(pertahankan).Dalam belajar kita tentu mengenal yang namanya sekolah.Di sekolah kita belajar dengan berbagai ilmu pengetahuan yang di wajibkan oleh Negara kita.Padahal kalau kita telusuri lagi sebenarnya belajar itu tidak selamanya harus berada di sekolah atau di lembaga pendidikan.Belajar bisa dimana-mana.Bahkan kita bisa belajar tanpa bayar alias gratis seperti belajar menggambar atau melukis.Kita tentu tidak akan pintar melukis kalau hanya mengandalkan di lembaga pendidikan.Sebaiknya kita belajar juga di luar, baik di lingkungan sendiri atau di lingkungan yang tertentu mendukung dalam kegiatan melukis dan tentu niat dan semangat yang mendukung.Namun niat dan semangat terkadang hilang sehingga pemerintah membuat suatu bentuk persyaratan dan penghargaan kepada yang ingin belajar bersungguh-sungguh yakni berupa surat bukti belajar atau lebih di kenal dengan ijazah yang bisa di pakai sebagai acuan tentang potensi sumber seseorang.
Tujuan belajar
Dalam belajar harus disertai dengan tujuan yang jelas. Ada belajar untuk tujuan hobi misalnya belajar bermain gitar,mengisi waktu luang misalnya menggambar,atau untuk dipakai di dunia kerja yang bertujuan sebagai cara bertahan hidup misalnya belajar memasak. Dengan belajar kita dapat tumbuh berkembang, tidak hanya sekedar melangsungkan kehidupan dalam pekerjaan, tapi kehidupan kita sebagai manusia yang utuh maksudnya kita akan mengalami perkembangan dalam berpikir baik perkembangan yang kearah positip maupun negatif.Selain dapat melangsungkan hidup dengan belajar,kita juga menjaga,memberi,merekreasikan kembali kehidupan untuk terus melakukan regeneresi.Belajar juga merupakan cara kita membaktikan diri kepada hidup,jika pengetahuan yang kita pelajari dapat meningkatkan kualitas kehidupan. Dalam belajar juga bertujuan untuk bebas berpikir dan untuk bertanya yang di mana harus ada kesadaran, kebutuhan,dan keinginan berubah serta belajar menjadi contoh untuk orang lain misalnya dari pengalaman kita yang dulu diberi contoh kepada generasi selanjutnya untuk di contoh seperti orang tua,guru,dosen,ataupun bisa juga dari sesama teman( seumuran). Belajar juga untuk menganali perubahan fungsi,tanggung jawab ,serta untuk menjadi seseorang yang berkepribadian matang.Selain itu belajar untuk memahami hal-hal baru dengan pengetahuan yang kita miliki.Disini terjadi penyesuaian dari pengetahuan yang sudah kita miliki dengan pengetahuan yang baru.Jadi kita harus mengetahui mana yang harus relevan untuk di pelajari dan harus memperbarui pengetahuan kita karena pengetahuan terus berkembang sesuai dengan zaman.
Manfaat belajar
Manfaat yang didapat dengan belajar kita akan menjadi powerful maksudnya mempunyai suatu kemampuan yang dapat kita gunakan dalam memecahkan suatu masalah dalam kehidupannya sehingga dapat meningkatkan kualitas .Dengan kita dapat memecahkan masalah dalam belajar, dapat juga berkuasa bertindak karena kita memiliki pengalaman dan ilmu pengetahuan dalam kita belajar.Belajar juga dapat mencapai kejayaan sehingga kita pandai dan dapat mencapai masa depan yang cerah.Yang paling utama adalah dapat membalas jasa orang tua yang telah melahirkan kita dan jasa guru yang telah membimbing kita untuk belajar.
Kita harus sadari bahwa dalam belajar akan mengalami yang namanya berhasil dan yang gagal/belum berhasil.Belajar yang belum berhasil itu merupakan pengalaman yang sangat berharga karena hal tersebut akan menjadi suatu cara kita untuk lebih baik sehingga mencapai keberhasilan.Misalnya tentang seorang pelukis yang dulu hasil lukisannya tidak dianggap bagus atau tidak memiliki nilai seni. Ia merasa gagal,namun dengan semangatnya ia terus melukis dan melukis sampai akhirnya suatu ketika ia meninggal karena sakit.Hasil karyanya di pamerkan dan salah satu orang luar negeri mengakui bahwa lukisan pelukis tersebut sangat bagus sehingga harga lukisannya pun menjadi mahal dan diincar oleh kolektor-kolektor seni.Jadi dapat kita maknai dari cerita di atas bahwa jika kita mau belajar tentu kita akan mencapai keberhasilan seperti orang-orang sukses yang memiliki nilai kehidupan yang mendasari kesuksesan mereka tersebut.Dalam belajar ada dua sifat yaitu belajar untuk mengisi rasa ingin tahu karena kita makhluk rasional.Dalam hal ini belajar yang dipacu oleh rasa ingin tahu lebih bagus diresapi oleh orang yang ingin belajar tersebut daripada belajar yang dipaksa.Misalnya tentang seorang anak yang masih duduk dibangku TK (Taman Kanak-kanak).Anak itu ingin tahu sekali tentang ikan yang dijual yang di sekitar ikan terdapat es.Rasa ingin tahu anak kecil itu pun kemudian mendatangi petugas penjaga supermarket sehingga dengan ramah nya petugas itu menjawab bahwa ikan yang di sekitarnya beri es betujuan agar ikan yang di jual tetap segar.Anak itu pun sangat puas dengan jawaban tersebut dan mendapatkan tambahan ilmu. Kedua yakni belajar untuk menuntut perubahan pada diri kita dalam hal kearah yang baik tergantung pada pemahaman masing-masing dan kesepakatan bersama.Dalam hal ini menuntut perubahan perlu adanya niat yang besar, kecintaannya,dan gaya dalam belajar sehingga dalam sifat ini bisa berjalan dengan baik dan bermakna dalam hidupnya.Gaya belajar dalam hal ini adalah kecenderungan seseorang beradaptasi dalam belajarnya baik secara visual,auditory,read,ataupun kinesthetic.
Makna belajar
Makna belajar adalah suatu pencarian ilmu dimana kita mengisi hidup kita untuk suatu hal yang bermanfaat bagi kita.Namun sekarang makna belajar telah hilang.Ada yang mengatakan bahwa belajar itu tidak menyenangkan,dan ada juga mengatakan belajar itu terpaksa.apakah karena terpaksa agar lulus atau terpaksa agar dapat ijazah.Hal ini mungkin karena mereka belajar belum mempunyai tujuan yang akan dicapainya.Seharusnya belajar harus dicintai dan di senangi dengan hal itu proses belajar akan bermakna.
makna kata "belajar" yang menurut pendapat para ahli:
WJS Poerwadarminta, 1953.
...berusaha(berlatih dsb) supaya memperoleh suatu kepandaian.
Ernest R.Hilgard, 1948.
...is the process by which an activity originate or is a change through training procedures ( whether in the laboratory or in the natural environment) as distinguished from change by factors not attributable to training.
Cronbach, 1954.
...shown by a change in behavior as a result of experience.
Harold Spear, 1955.
...is to observe, to read, to initiate, to try something themselves, to listen, to follow instruction.
B.F. Skinner, 1958.
...is a change in performance as a result of practice.
Thomas L. Good & Jere Brophy, 1977.
...is the development of new associations as a result of experience.
Douglas L. Hinzman, 1978.
is a change in organization due to axperience which can effect the organization's behavior.
Witherington
suatu perubahan di dalam kepribadian yang menyatakan diri sebagai suatu pola baru dari reaksi yang berupa kecakapan, sikap, kebiasaan, kepandaian, atau suatu pengertian.
• Suatu perubahan dalam kepribadian sebagaimana dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan-penguasaan pola respon atau tingkah laku baru yg mungkin berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, kemampuan. (Witherington, 1950).
• Belajar itu membawa perubahan (perubahan perilaku, baik aktual maupun potensial),- perubahan itu pada pokoknya adalah didapatkannya kecakapan baru, perubahan itu terjadi karena usaha (dengan sengaja). (Sumadi,1984)
• Moh. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”.
• Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”.
• Crow & Crow dan (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan dan sikap baru”.
• Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi”
• Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”.
• Gage & Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman
Kesimpulan
Kesimpulannya adalah belajar sangat perlu bagi manusia untuk menjadikan manusia seutuhnya yakni dapat memaknai hidupnya sehingga mengalami perubahan dalam pola berpikir matang untuk memenuhi hidupnya masa akan datang.
Minggu, 12 September 2010
Apa itu Seni?
Beberapa penjelasan mengenai tentang apa itu seni:
Seni adalah ungkapan perasaan dari pengalaman-pengalaman batin yang dialami oleh si pecipta seni. Pengalaman itu kemudian dituangkan melalui berbagai medium seni, yang akhirnya kita nikmati sebagai sebuah karya yang memiliki unsur keindahan saat kita melihat. Seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta dll)
Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang dapat menyentuh jiwa spiritual manusia
Seni merupakan ungkapan pengalaman bathin yang dituangkan seniman melalui media ungkapnya. Sebagai sebuah pengalaman bathin, seni selalu hadir dengan muatan nilai yang membawa manfaat bagi kehidupan manusia dan alam semesta.
Beberapa penjelasan mengenai tentang apa itu seni:
Seni adalah ungkapan perasaan dari pengalaman-pengalaman batin yang dialami oleh si pecipta seni. Pengalaman itu kemudian dituangkan melalui berbagai medium seni, yang akhirnya kita nikmati sebagai sebuah karya yang memiliki unsur keindahan saat kita melihat. Seni tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta dll)
Seni merupakan salah satu pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang dapat menyentuh jiwa spiritual manusia
Seni merupakan ungkapan pengalaman bathin yang dituangkan seniman melalui media ungkapnya. Sebagai sebuah pengalaman bathin, seni selalu hadir dengan muatan nilai yang membawa manfaat bagi kehidupan manusia dan alam semesta.
Langganan:
Postingan (Atom)

